Khasiat Daun Ungu Untuk Wasir dan Cara Mengolahnya

Khasiat Daun Ungu Untuk Wasir , mungkin masih cukup asing untuk di dengar oleh masyarakat. Namun, bagi sebagian lainnya yang telah membuktikan keefektifannya tentu ini merupakan suatu hyal yang luar biasa. Lalu, benarkah daun ungu mampu mengobati penyakit Wasir? informasi selengkapnya ketahui disini.

Kami Juga Menyediakan produk herbal khusus wasir terbaiki yaitu Walatra G-sea Jelly Gamat 100% herbal berkhasiat dan ampuh.

Khasiat Daun Ungu Untuk Wasir dan Cara Mengolahnya

Khasiat Daun Ungu Untuk Wasir

Wasir merupakan jenis penyakit yang saat ini lumayan banyak di derita, terutama dikalangan orang berusia 45 samapi 75 tahun. Gejala umum dari penyakit ini yaitu ketidak nyamanan, terutama saat buang air besar atau ketika duduk, dan terasa gatal serta adanya pendarahan disekitar anus.

untuk membantu mengobati penyakit wasir, anda bisa memanfaatkan daun ungu untuk dijadikan sebagai pengobatan penyakit wasir anda.

Daun ungu

Daun ungu merupakan salah satu tanaman tradisional yang dapat di jadikan sebagai alternatif obat wasir alami.  Di beberapa daerah daun ini di kenal dengan sebutan nama yang berbeda-beda seperti demung, tulak, wungu, handeuleum, karatong kadi-kadi, kobi-kobi, dan daun putri.

Daun ungu atau daun wungu atau juga dikenal sebagai Graptophyllum pictum adalah tanaman tradisional yang terdapat di Papua Nugini yang kemudian menyebar luas ke Indonesia.

Baca Juga : Cara Mengobati Wasir Secara Alami Pada Ibu Hamil

Apa Khasiat Daun Ungu?

Khasiat daun ungu untuk wasir bisa di dapatkan dari kandungan seperti senyawa steroid, alkaloid, tanin, glikosida, saponin, tanin, klorofil, kalsium oksalat, asam formik dan lemk.

Khasiat daun ungu untu wasir ini telah di teleti oleh prof dr H Sardjono Oerip Santoso dan farmakaologi. Beliau menyebutkan bahwa di dalam daun ungu terdapat kandungan anti-hemorrhoid yang memiliki khasiat nyata dalam proses pengobatan bpenyakit wasir secara alami.

Tidak hanya itu, para peneliti dari beberapa universitas kenamaan di indonesia jga telah sepakat dengan prof. Sardjono, bahwa daun ungu memang berkhasiat untuk di jadikan obat, namun tidak hanya berkhasiat meredakan wasir tapi juga sebagai pereda nyeri (analgesik / antiinflasmasi) dan mampu menghambat bakteri serta jamur.

Lantas Bagaimana Cara mengolah daun ungu untuk wasir ?

Untuk mengobati wasir, anda bisa memanfaatkan daun ungu dengan pengolahan sebagai berikut :

Cara pengolahan yang pertama

  • Siapkan beberapa daun ungu yang telah di cuci hingga bersih.
  • Kemudian rebus menggunakan air 2 gelas, biarkan sampai mendidih dan tersisa hanya setengahnya.
  • Lelau angkat dan saring.
  • Minum ramuan ini secara teratur hingga sembuh.

Cara pengolahan Yang ke Dua

  • Siapkan daun ungu , pegagan, temu putih dan 5 gr kunyit.
  • Kemudian rebus semua bahan terkecuali daun ungu dengan menggunakan air 600-800 ml.
  • Setelah mendidih, kemudian baru masukan daun ungu dan kecilkan apinya.
  • Rebusan tersebut diminum 2x sehari untuk wasir yang setadium 4

Selain dari pada mengkonsumsi ramuan tersebuta, ada baiknya juga jika anda menjaga pola makan. Hindari makanan yag pedas dan berminyal. Hasinya bisa anda lihat dalam kurun waktu 2-3 mingu, namun untuk revitalisasi membutuhkan waktu 3-5 bulan. Ramuan ini tidak di anjurkan untuk ibu hamil.



Untuk anda yang saai ini tidak ingin repot mengolah daun ungu, kini telah hadir produk hebal yang secara nyata mampu menyembuhkan penyakir wasir langsung ke akar penyebabnyaa, tanpa kambuh dan juga tanpa nefek samping yaitu walatra g-sea jelly gamat.

Terbuat dari 100% Teripang emas asli, Madu dan juga temulawak. Solusi herbal yang membantu meredakan nyeri akibat wasir, membuat duduk anda lebih leluasa dan membuat BAB anda lebih nyaman tanpa rasa sakit.

Dan itulah khasiat daun ungu untuk wasir dan cara mengolahnya untuk pilihan alternatif. Semoga artikelnya bermanfaat dan terimakasih.

Post By :

obatwasiralami.gamatkapsulasli.com

1 Trackback / Pingback

  1. Cara Menghilangkan Benjolan di Anus Akibat Wasir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*